BREAKING NEWS

Wednesday, December 28, 2016

Tiga Bandar Narkoba Diciduk Polisi di Rumah Kontrakan

Tiga Bandar Narkoba Diciduk Polisi di Rumah Kontrakan

Polisi kembali berhasil meringkus 3 bandar narkoba di sumatera barat, seperti yang akayh.com kutip dari okezone berikut.
Satuan Narkoba Polresta Padang, Sumatera Barat, menangkap tiga orang yang diduga sebagai bandar narkoba jenis sabu pada sebuah rumah kontrakan di Jalan Bahari, Kelurahan Ulak Karang Selatan, Kecamatan Padang Utara, pada Selasa malam sekitar pukul 19.15 WIB.

"Ketiga orang yang ditangkap yakni Yanto Muslim (40), Yusnelawati (48) dan Sunarman, mereka ditangkap ketika akan mengedarkan 100 gram sabu-sabu," kata Kasat Narkoba Polresta Padang Kompol Daeng Rahman di Padang, Rabu (28/12/2016).

Ia mengatakan, barang bukti berupa 100 gram sabu sudah dikemas dalam bentuk 10 paket besar dan enam paket kecil senilai Rp135 juta. Selain itu, pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa satu unit timbangan digital, lima unit telefon genggam dan uang tunai sebesar Rp1 juta yang diduga hasil penjualan sabu-sabu.

"Saat ini para pelaku dan barang bukti telah dibawa ke Mapolresta Kota Padang untuk dimintai keterangan lebih lanjut," katanya.

Penangkapan lanjut dia, berawal dari pengintaian yang dilakukan terhadap pelaku Yanto Muslim dan Yusnelawati. Mereka ini merupakan sepasang suami istri (pasutri) yang menjalankan aktivitasnya sebagai bandar narkoba untuk wilayah Padang Utara.

"Mereka berdua ini target operasi kita dan sudah dua hari kita lakukan pengintaian terhadap keberadaan mereka," kata dia.

Saat pihak Satuan Narkoba Polresta Padang menemukan ketiga pelaku sedang berada pada sebuah rumah di kawasan Ulak Karang, langsung melakukan penangkapan terhadap ketiga pelaku.

Ia mengatakan, ketiga pelaku akan dikenakan Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika Pasal 112 dan Pasal 114.

"Ketiganya diancam dengan hukuman penjara minimal lima tahun dan maksimal 20 tahun kurungan penjara," tuturnya.

Polresta Padang telah mengusut sebanyak 215 kasus penyalahgunaan narkoba selama 2016. Ia berharap semua pihak untuk menjadikan narkoba sebagai musuh bersama.

"Kalau sudah jadi musuh bersama tentu peredarannya dapat ditekan seminimal mungkin dan harapannya tidak ada lagi penyalahgunaan yang ditemukan di kota ini," tutup Kompol Daeng Rahman.

Share this:

Post a Comment

 
Copyright © 2016 Avalwebsite.com. Designed by OddThemes | Distributed By Gooyaabi Templates